9 Pengobatan Rumahan Alami untuk Mastitis

Perjalanan mobil selama 18 jam baru-baru ini dengan kelima anak (ya, kita mungkin gila) meninggalkan saya dengan kasus mastitis. Bayi itu sangat senang di dalam mobil dan ketika anak-anak senang, kami mengemudi.


Malam pertama, saya menghubungkan rasa lelah dengan mabuk ketinggian dan sesak karena tidak menyusui sepanjang hari, jadi saya pergi tidur lebih awal. Keesokan paginya, saya tahu ada yang tidak beres. Sore itu, ada benjolan besar yang terbentuk di payudara saya, tanda klasik dari saluran susu yang tersumbat. Kemudian saya mengalami demam 104 (tanda sistem kekebalan saya melawan infeksi). Saya benar-benar memahami (dan bersimpati) dengan betapa parahnya jenis infeksi ini!

Saya berada 1.300 mil dari rumah dan dokter & bidan saya, dan tanpa sebagian besar pengobatan yang saya miliki di rumah. Saya ingin menghindari antibiotik jika memungkinkan, meskipun kasus mastitis yang sangat parah pasti memerlukan antibiotik (yang merupakan pilihan yang lebih baik daripada mengembangkan abses).


Saya melakukan apa yang biasanya saya lakukan: penelitian seperti orang gila dan mencoba pengobatan alami yang saya bisa saat menyusui. Empat hari kemudian dan benjolan itu hilang dan saya tidak memiliki gejala yang tersisa. Satu ons pencegahan bernilai satu pon pengobatan, dan saya mungkin bisa menghindarinya jika saya lebih sering menyusui bayi itu.

Karena saya terkena mastitis dan memiliki kesempatan untuk mencoba banyak pengobatan yang berbeda, inilah yang berhasil untuk saya:

Pengobatan Alami untuk Mastitis

  1. Istirahat dan Perawatan Konstan: Saya pernah mendengar konsultan laktasi mengatakan bahwa mastitis dapat menjadi tanda bahwa Anda mendorongnya terlalu keras dan perlu istirahat atau Anda sudah terlalu lama tidak menyusui. Langkah pertama yang saya ambil ketika saya menyadari bahwa saya menderita mastitis adalah pergi tidur dan merawat bayi terus-menerus untuk menjaga agar saluran tetap mengalir melalui saluran yang tersumbat.
  2. Panas dan Dingin: Saya menemukan bahwa panas dan dingin sama-sama berguna untuk meredakan nyeri. Saya akan menerapkan panas selama 15-30 menit sebelum menyusui untuk membantu melonggarkan penyumbatan di saluran dan mempermudah menyusui. Kemudian, saya akan mengoleskan es setelah menyusui selama 15-3o menit untuk mengurangi bengkak. Saya juga mandi air panas dengan garam epsom.
  3. Pijat: Kedengarannya aneh, tetapi setiap sumber yang pernah saya lihat memuji manfaat memijat saluran yang tersumbat untuk membantu melepaskan sumbatan. Saya memijat saluran dalam lingkaran kecil saat bayi menyusu.
  4. Banyak air: Minum air sangat penting saat melawan mastitis. Saya menyimpan satu liter air di dekat saya setiap saat dan menghirup terus-menerus untuk menjaga suplai ASI saya dan membantu tubuh saya melawan infeksi.
  5. Bawang Putih Mentah: Bawang putih bukan yang terbaik untuk perut bayi, tetapi sangat efektif untuk infeksi. Saya bisa mendapatkan bawang putih organik di toko di sini, jadi saya minum beberapa siung sehari. Saya selalu melakukan ini ketika saya terkena infeksi atau penyakit yang parah dan saya selalu menjadi lebih baik dalam satu atau dua hari. Cara termudah yang saya temukan untuk mengonsumsinya adalah dengan mencincang bawang putih dan kemudian menyendok sedikit dengan sendok, memasukkannya ke dalam mulut dan segera kejar dengan air.
  6. Daun kubis: Saya teringat saran dari konsultan laktasi di rumah sakit ini setelah saya punya anak. Saya tidak tahu apakah itu membantu dengan infeksi tetapi rasanya enak di saluran yang terinfeksi dan tentu saja tidak sakit. Untuk menggunakan obat ini: letakkan daun kubis dingin langsung di payudara di atas tempat saluran yang terinfeksi. Ubah setiap jam sesuai kebutuhan. (CATATAN: Beberapa wanita melihat penurunan suplai ASI dari penggunaan daun kubis, jadi berhati-hatilah dengan obat ini)
  7. Vitamin C: Saya selalu membawa Vitamin C saat bepergian, jadi syukurlah saya punya ini. Saya minum 4 kapsul setiap empat jam sampai infeksinya hilang.
  8. Probiotik: Saya juga membawa probiotik, jadi setelah infeksi mulai memudar, saya mengonsumsi probiotik dalam dosis besar untuk membantu menjaga sistem kekebalan saya tetap kuat. Saya minum 3 kapsul probiotik ini dua kali sehari dan akan dilanjutkan selama seminggu sebelum kembali ke dosis normal.
  9. Minyak Hati Ikan Cod yang difermentasi: Suplemen lain yang selalu saya miliki. Saya minum 1 sendok teh gel minyak hati ikan kod fermentasi kayu manis dua kali sehari selama infeksi.

Putusan

Hari pertama saya menyadari saya menderita mastitis, saya merasa tidak enak. Saya mengalami demam tinggi dan menggigil serta nyeri otot seperti flu. Dalam waktu 24 jam setelah protokol ini, demam telah berhenti dan saya merasa JAUH lebih baik.

Setelah 48 jam, yang tersisa hanyalah benjolan kecil yang menyakitkan, dan setelah tiga hari saya kembali normal.




Mastitis dapat menjadi infeksi yang serius dan dapat menyebabkan masalah yang lebih serius. Tidak semua kasus dapat dibantu dengan pengobatan alami. Saya bukan dokter dan tidak memainkannya di internet. Jika Anda memiliki gejala yang memburuk atau tidak kunjung sembuh, temui ahli medis.

Pernah menderita mastitis? Bagaimana Anda menyingkirkannya? Bagikan di bawah ini!